
Palu – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan belasan rumah warga di wilayah Sulawesi Tengah mengalami kerusakan akibat dihantam gelombang laut.
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan pesisir yang terdampak gelombang tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Gelombang laut yang datang secara berulang menyebabkan kerusakan pada rumah-rumah warga yang berada dekat garis pantai.
Menurut BNPB, sebagian bangunan mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Beberapa bagian rumah dilaporkan rusak akibat terpaan air laut yang cukup kuat.
Selain merusak rumah warga, gelombang tinggi juga sempat mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar pesisir. Warga diminta untuk sementara menjauh dari area pantai guna menghindari risiko yang lebih besar.
Pihak BPBD setempat bersama aparat terkait telah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan serta membantu penanganan dampak yang ditimbulkan. Upaya penanganan darurat juga dilakukan untuk memastikan keselamatan warga.
BNPB mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir agar tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi. Kondisi cuaca dan angin kencang disebut menjadi salah satu faktor pemicu meningkatnya gelombang laut.
Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, warga yang terdampak diharapkan tetap berhati-hati dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana alam, khususnya bagi yang tinggal di wilayah pesisir.